Tidak ada percikan api, percikan terputus-putus, atau percikan api yang lemah? Sebagian besar masalah dapat diidentifikasi dengan menggunakan multimeter dan pendekatan yang sistematis – tanpa langsung putus asa.
Langkah-langkah dasar (berlaku untuk semua sistem):
Sistem yang paling umum digunakan. Perhatikan warna kabel. Berikut penjelasan mengenai sistem pengapian Ducati berbasis BGM dan Vespa:
Pengukuran resistansi (Multimeter disetel ke Ω, kabel dilepas dari CDI):
| Pengukuran | Pasangan kabel | Nilai yang diharapkan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Massa | Kabel putih ke ground dari Roller | < 0,1 Ω | Harus terjadi hubungan pendek |
| Pick-up | Putih ↔ Merah | 95–130 Ω (idealnya 100–120 Ω) | Nilai resistansi sering kali bisa sedikit lebih rendah |
| LT/ kumparan penggerak | Putih ↔ Hijau | 450–540 Ω | Pada model India, nilainya bisa mencapai sekitar 380 Ω |
Kesalahan Umum & Tips:
Perbaikan: Pick-up dan kumparan LT dapat diganti secara terpisah. Pick-up Orange dari bgm memiliki desain yang dioptimalkan dan lebih tahan lama.
Desain yang sama seperti di atas, tetapi dengan warna kabel yang berbeda dan satu fitur listrik penting.
Kode warna asli:
Karakteristik khusus: Kabel pick-up tidak terhubung langsung ke ground, melainkan terhubung secara internal dengan kumparan penggerak / LT coil.
Pengukuran resistansi:
CDI Ducati "901" merah asli (525301) sangat langka dan mahal. CDI Vespa PX modern dapat berfungsi jika kabel hijau dan putih ditukar. Dalam hal ini, disarankan untuk menyesuaikan kabel pada pelat dasar pengapian dengan selongsong penyusut berwarna agar sesuai dengan kode warna CDI. Atau, sebagai alternatif, sesuaikan skema warna pada CDI itu sendiri.
Selain itu, tips mekanis yang sama berlaku seperti pada sistem 6-pol modern (pengardean, ketinggian pick-up, getaran).




Sistem 4-kutub dengan kurva penyesuaian yang telah ditentukan. Ciri khas: cahaya yang relatif redup pada putaran rendah.
Nilai resistansi (umumnya):
|
Pengukuran |
Nilai target |
|
Biru (ground) ↔ Hitam/Merah |
300 ± 15 Ω |
|
Biru ↔ Putih/Merah |
0,80 ± 0,1 Ω |
|
Biru ↔ Putih/Kuning |
0,64 ± 0,1 Ω |
|
Putih/Kuning ↔ Putih/Merah |
0,16 ± 0,1 Ω |
Catatan penting:



Sistem modern dengan beberapa varian CDI (Road, Sport, Touring, Race) dan posisi alur poros engkol yang berbeda-beda.
Pengukuran resistansi:
| Pengukuran | Pasangan kabel | Nilai target |
|---|---|---|
| Casing CDI ↔ Motor | Bagian baja CDI ↔ Ground pada motor | < 1 Ω |
| Gulungan penggerak / LT coile | Merah ↔ Cokelat | sekitar 515 Ω |
| Pick-up | Putih ↔ Coklat | 70–72 Ω |
| Pencahayaan | Hitam ↔ Kuning (Scooter Center) Hitam ↔ Biru (SIP) | sekitar 2,1 Ω |
| Pencahayaan pada kondisi korsleting | Hitam/Biru ↔ Coklat | ∞ (tak terhingga) |
Poin-poin kritis:

